Apa Salahku D'masiv
D A/C# Bm A
apa salahku kau buat begini
G D/F# Em A
kau tarik ulur hatiku hingga sakit yang kurasa
D A/C# Bm A
apa memang ini yang kamu inginkan
G D/F# Em A
tak ada sedikitpun niat serius kepadaku
G F#m
katakan yang sebenarnya
Em A
jangan mau tak mau seperti ini
Reff:
G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta
Jumat, 15 Oktober 2010
Apa Salahku D'masiv
Apa Salahku D'masiv
D A/C# Bm A
apa salahku kau buat begini
G D/F# Em A
kau tarik ulur hatiku hingga sakit yang kurasa
D A/C# Bm A
apa memang ini yang kamu inginkan
G D/F# Em A
tak ada sedikitpun niat serius kepadaku
G F#m
katakan yang sebenarnya
Em A
jangan mau tak mau seperti ini
Reff:
G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta
D A/C# Bm A
apa salahku kau buat begini
G D/F# Em A
kau tarik ulur hatiku hingga sakit yang kurasa
D A/C# Bm A
apa memang ini yang kamu inginkan
G D/F# Em A
tak ada sedikitpun niat serius kepadaku
G F#m
katakan yang sebenarnya
Em A
jangan mau tak mau seperti ini
Reff:
G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta
Drive "katakanlah"
Drive "katakanlah"
A E D
Seakan menahan matahari tuk kembali
A E D
Melakukan hal yang tak mungkin
A E D
Menelusuri jalan pikiranmu saat ini
A E D
Membuatku tak berhenti berpikir
Bm F#m E
Apa yang tlah merubah sikapmu padaku
Bm F#m E
Oh adakah yang ku tak pernah tahu
Bm F#m E C#
jika ada sesuatu yang membuatmu gelisah
Reff:
F#m D A - E
Kau ingin katakanlah
F#m D A E
Kau mau katakanlah padaku
F#m D A E D
Tak ingin kau merubah keadaan ini
E A
Aku merindukan kamu yang dulu
Bm F#m E
Apakah ku harus meninggalkan semua
Bm F#m E
Kehidupnaku semua yang tak kau suka
Bm F#m E C#
Apakah ku harus tak lagi menjadi diriku
Bridge:
D C#m A E D
Berikan waktu untuk berpikir cara mengatakannya padaku
C#m E
Ingin kau tahu ku takkan berubah
Reff:
F#m D A - E
Kau ingin katakanlah
F#m D A E
Kau mau katakanlah padaku
F#m D A E D
Tak ingin kau merubah keadaan ini
E A
Aku merindukan kamu yang dulu
A E D
Seakan menahan matahari tuk kembali
A E D
Melakukan hal yang tak mungkin
A E D
Menelusuri jalan pikiranmu saat ini
A E D
Membuatku tak berhenti berpikir
Bm F#m E
Apa yang tlah merubah sikapmu padaku
Bm F#m E
Oh adakah yang ku tak pernah tahu
Bm F#m E C#
jika ada sesuatu yang membuatmu gelisah
Reff:
F#m D A - E
Kau ingin katakanlah
F#m D A E
Kau mau katakanlah padaku
F#m D A E D
Tak ingin kau merubah keadaan ini
E A
Aku merindukan kamu yang dulu
Bm F#m E
Apakah ku harus meninggalkan semua
Bm F#m E
Kehidupnaku semua yang tak kau suka
Bm F#m E C#
Apakah ku harus tak lagi menjadi diriku
Bridge:
D C#m A E D
Berikan waktu untuk berpikir cara mengatakannya padaku
C#m E
Ingin kau tahu ku takkan berubah
Reff:
F#m D A - E
Kau ingin katakanlah
F#m D A E
Kau mau katakanlah padaku
F#m D A E D
Tak ingin kau merubah keadaan ini
E A
Aku merindukan kamu yang dulu
Magic Lyla
G C Em D
Kau hanya tersenyum, aku terpikat
G C Em D
Kau hanya berkedip, aku terpesona
C D C D C D
Saat kau bicara aku tak kuasa mendengar suaramu
Reff:'
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
C D G
Bagiku kau yang terindah
G C Em D
Mahakarya Tuhan menciptakanmu
G C Em D
Begitu indahnya mahkluk sepertimu
C D C D C D
Saat kau bicara aku tak kuasa mendengar suaramu
Reff:
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
C D G
Bagiku kau yang terindah
Kau hanya tersenyum, aku terpikat
G C Em D
Kau hanya berkedip, aku terpesona
C D C D C D
Saat kau bicara aku tak kuasa mendengar suaramu
Reff:'
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
C D G
Bagiku kau yang terindah
G C Em D
Mahakarya Tuhan menciptakanmu
G C Em D
Begitu indahnya mahkluk sepertimu
C D C D C D
Saat kau bicara aku tak kuasa mendengar suaramu
Reff:
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
G C
Semua yang kau lakukan is magic
Em D
Semua yang kau berikan is magic
C D G
Bagiku kau yang terindah
Minggu, 10 Oktober 2010
Finalis Indonesian Idol Tersangka Pelecehan
Finalis Indonesian Idol berinisial WSM (21) menjadi tersangka kasus dugaan pelecehan seksual. Korban berinisial AG (19) merupakan seorang mahasiswi.
"Saat di kamar, tersangka memaksa melakukan pencabulan," kata Kepala Satuan Reserse Polres Jakarta Utara Komisaris Polisi Susatyo Purnomo Condro, Minggu 10 Oktober 2010.
Susatyo pun menceritakan urutan kejadian kasus yang menimpa runner up Indonesian Idol musim keempat itu. Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Minggu 10 Oktober 2010.
Lokasi kejadian di Hotel Bisnis Eksekutif, Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara. Berikut kronologi versi polisi:
- Hubungan korban dengan tersangka dalam status kenal. Baru kenal tiga sampai empat minggu.
- Sabtu 9 Oktober 2010, pukul 22.30: Tersangka dan korban bertemu dan menuju kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Keduanya berniat makan malam bersama.
- Makan malam di kawasan Kemang batal.
- Tersangka dan korban menuju Ancol, Jakarta Utara.
- Minggu 10 Oktober 2010, pukul 02.00 WIB: Tersangka dan korban masuk kamar VIP 111
- Tersangka dan korban memesan makanan.
- Saat di kamar, tersangka diduga melakukan pencabulan.
- Korban menolak dan langsung kepada petugas keamanan
- Pukul 04.30 WIB: Laporan korban ditangani Polsek Pademangan
- Pukul 06.30 WIB: Kasus dugaan pelecehan seksual ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Utara
Menurut Susatyo, modus tersangka dengan memaksa menggerayangi alat vital korban. "Korban sudah menolak dengan kata-kata, menampar wajah, dan menendang," kata Susatyo.
Saat ini, polisi sudah melakukan verifikasi, mengolah Tempat Kejadian Perkara, dan memeriksa saksi-saksi. Tersangka WSM juga sudah diperiksa untuk menguatkan alat bukti.
VIVAnews
"Saat di kamar, tersangka memaksa melakukan pencabulan," kata Kepala Satuan Reserse Polres Jakarta Utara Komisaris Polisi Susatyo Purnomo Condro, Minggu 10 Oktober 2010.
Susatyo pun menceritakan urutan kejadian kasus yang menimpa runner up Indonesian Idol musim keempat itu. Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Minggu 10 Oktober 2010.
Lokasi kejadian di Hotel Bisnis Eksekutif, Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara. Berikut kronologi versi polisi:
- Hubungan korban dengan tersangka dalam status kenal. Baru kenal tiga sampai empat minggu.
- Sabtu 9 Oktober 2010, pukul 22.30: Tersangka dan korban bertemu dan menuju kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Keduanya berniat makan malam bersama.
- Makan malam di kawasan Kemang batal.
- Tersangka dan korban menuju Ancol, Jakarta Utara.
- Minggu 10 Oktober 2010, pukul 02.00 WIB: Tersangka dan korban masuk kamar VIP 111
- Tersangka dan korban memesan makanan.
- Saat di kamar, tersangka diduga melakukan pencabulan.
- Korban menolak dan langsung kepada petugas keamanan
- Pukul 04.30 WIB: Laporan korban ditangani Polsek Pademangan
- Pukul 06.30 WIB: Kasus dugaan pelecehan seksual ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Utara
Menurut Susatyo, modus tersangka dengan memaksa menggerayangi alat vital korban. "Korban sudah menolak dengan kata-kata, menampar wajah, dan menendang," kata Susatyo.
Saat ini, polisi sudah melakukan verifikasi, mengolah Tempat Kejadian Perkara, dan memeriksa saksi-saksi. Tersangka WSM juga sudah diperiksa untuk menguatkan alat bukti.
VIVAnews
Indra Bekti Dapat Hadiah Istimewa dari Mertua
Setelah resmi menyandang status suami istri, Indra Bekti dan Dilla memiliki rencana bulan madu. Namun, mereka tak perlu repot-repot merencanakan pemesanan tiket bulan madu karena ibu mertua dan sekaligus ibu kandung Dilla telah menghadiahi pasangan yang menikah pada tanggal 10 bulan sepuluh tahun 2010 paket bulan madu.
Ibunda Dilla, marjam Van Hoeven memberikan hadiah istimewa untuk anak dan menantunya tersebut. Ia memberikan paket bulan madu madu ke Lombok.
“Ini sebagai hadiah pernikahan kami dari mama-nya Dilla, yaitu paket honeymoon ke Lombok,” Kata Indra saat Jumpa Pers di Masjid Baitut Tholibin, di Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta, Minggu 10 Oktober 2010.
Indra berharap dari pernikahannya ini, mereka bisa segera dikaruniai momongan. Seperti konsep pernikahannya yang mengusung angka serba sepuluh, Indra pun beharap memiliki 10 momongan.
“Pengennya sih punya anak 10, tapi kasihan Dilla-nya. Namun, jika Tuhan memberi kita terima,” katanya sambil tertawa.
Tak hanya berbulan madu dan mendambakan momongan, Indra dan Dilla juga berencana menempati rumah barunya berdua. Meski belum terisi dengan banyak perabotan, mereka juga berencana belanja keperluan rumah tangga setelah menikah.
“Rumah baru kita masih kosong, baru ada dipan (tempat tidur), tapi belum ada kasurnya. Makanya kami juga akan segera memenuhi rumah dengan perabotan," ucapny
VIVAnews
Ibunda Dilla, marjam Van Hoeven memberikan hadiah istimewa untuk anak dan menantunya tersebut. Ia memberikan paket bulan madu madu ke Lombok.
“Ini sebagai hadiah pernikahan kami dari mama-nya Dilla, yaitu paket honeymoon ke Lombok,” Kata Indra saat Jumpa Pers di Masjid Baitut Tholibin, di Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta, Minggu 10 Oktober 2010.
Indra berharap dari pernikahannya ini, mereka bisa segera dikaruniai momongan. Seperti konsep pernikahannya yang mengusung angka serba sepuluh, Indra pun beharap memiliki 10 momongan.
“Pengennya sih punya anak 10, tapi kasihan Dilla-nya. Namun, jika Tuhan memberi kita terima,” katanya sambil tertawa.
Tak hanya berbulan madu dan mendambakan momongan, Indra dan Dilla juga berencana menempati rumah barunya berdua. Meski belum terisi dengan banyak perabotan, mereka juga berencana belanja keperluan rumah tangga setelah menikah.
“Rumah baru kita masih kosong, baru ada dipan (tempat tidur), tapi belum ada kasurnya. Makanya kami juga akan segera memenuhi rumah dengan perabotan," ucapny
VIVAnews
Pasha 'Ungu' Akhirnya Lamar Adelia
Pasha 'Ungu' akhirnya melamar Adelia Wilhelmina, sang kekasih yang juga seorang pramugari keturunan Belanda. Lamaran itu berlangsung di kediaman Adelia, di Bandung, Jawa Barat.
Keluarga besar Pasha sudah meluncur ke Bandung, ke kediaman Adelia.
Senin, 11 Oktober 2010, 00:43 WIB
Ismoko Widjaya, Syahrul Ansyari
"Silaturahmi ini juga plus-plus lamaran yang secara mentah," kata kakak kedua Pasha, Ruli Pasaid, usai acara halal bihalal warga Palu, Tengah, di MU Cafe, Sarinah, Jakarta, Minggu 10 Oktober 2010.
Lamaran yang dibalut silaturahmi itu berlangsung Minggu petang kemarin. Maka itu, Pasha yang dijadwalkan hadir di acara warga Palu ini tidak muncul juga hingga tengah malam.
Keluarga besar Pasha sudah meluncur ke Bandung, ke kediaman Adelia. Keluarga besar Pasha sendiri sudah merasa cocok dengan wanita yang berbeda 10 tahun dengan Pasha itu.
"Kami melihat Adelia bagus, baik, cantik, cocok, dan ketemu di hati," kata Ruli. Selanjutnya, pertemuan dua keluarga besar itu akan dilanjutkan dalam acara resmi dengan formasi keluarga yang lebih lengkap.
Ruli sendiri tidak masalah dengan putra-putri Pasha dengan mantan istrinya, Okie. Ketiga buah hati Pasha-Okie itu bahkan sudah dekat dengan calon ibu barunya, Adelia. Begitu juga hubungan Adelia dengan Okie, tidak ada masalah.
"Adelia bahkan aktif mendekatkan diri dengan mereka. Tidak ada masalah. Adelia dengan Okie juga baik," ujar dia.
• VIVAnews
Keluarga besar Pasha sudah meluncur ke Bandung, ke kediaman Adelia.
Senin, 11 Oktober 2010, 00:43 WIB
Ismoko Widjaya, Syahrul Ansyari
"Silaturahmi ini juga plus-plus lamaran yang secara mentah," kata kakak kedua Pasha, Ruli Pasaid, usai acara halal bihalal warga Palu, Tengah, di MU Cafe, Sarinah, Jakarta, Minggu 10 Oktober 2010.
Lamaran yang dibalut silaturahmi itu berlangsung Minggu petang kemarin. Maka itu, Pasha yang dijadwalkan hadir di acara warga Palu ini tidak muncul juga hingga tengah malam.
Keluarga besar Pasha sudah meluncur ke Bandung, ke kediaman Adelia. Keluarga besar Pasha sendiri sudah merasa cocok dengan wanita yang berbeda 10 tahun dengan Pasha itu.
"Kami melihat Adelia bagus, baik, cantik, cocok, dan ketemu di hati," kata Ruli. Selanjutnya, pertemuan dua keluarga besar itu akan dilanjutkan dalam acara resmi dengan formasi keluarga yang lebih lengkap.
Ruli sendiri tidak masalah dengan putra-putri Pasha dengan mantan istrinya, Okie. Ketiga buah hati Pasha-Okie itu bahkan sudah dekat dengan calon ibu barunya, Adelia. Begitu juga hubungan Adelia dengan Okie, tidak ada masalah.
"Adelia bahkan aktif mendekatkan diri dengan mereka. Tidak ada masalah. Adelia dengan Okie juga baik," ujar dia.
• VIVAnews
Langganan:
Postingan (Atom)